Jaksa menggerebek markas HYBE di tengah penyelidikan perdagangan orang dalam

\'Prosecutors

Jaksa Korea Selatan baru-baru ini melakukan operasi penggeledahan dan penyitaan di kantor pusat raksasa hiburan tersebutBERGERAKmenurut sumber hukum pada 29 Mei.

Kantor Kejaksaan Distrik Selatan Seoul sedang menyelidiki aBERGERAKeksekutif yang diidentifikasi hanya sebagai Tuan A karena dicurigai memperoleh keuntungan ilegal dengan menggunakan informasi yang dirahasiakan. 




Pihak berwenang yakin Tuan A membeli sahamYG Ditambahdi awal tahun 2021 setelah mempelajarinya terlebih dahuluBERGERAK(KemudianHiburan Hit Besar)berencana untuk berinvestasi pada perusahaan tersebut. Dia diduga mendapat untung sekitar 240 juta KRW (sekitar 5.000) dari transaksi tersebut.



Secara terpisah, Unit Investigasi Kejahatan Keuangan dari Badan Kepolisian Metropolitan Seoul juga mengajukan surat perintah penggeledahan pada tanggal 28 Mei untuk melakukan penyelidikan.BERGERAK. Polisi saat ini sedang menyelidiki dugaan penipuan perdagangan yang melibatkanBERGERAKketua Hyuk Bang.

Pimpinan Bang dituduh menyesatkan pemegang saham pada akhir tahun 2019 dengan mengklaim bahwa tidak ada rencana untuk mencatatkan sahamnya ke publik dan kemudian melanjutkan IPO perusahaannya segera setelahnya.



Badan Pengawas Keuangan (FSS) Korea Selatan juga telah meluncurkan peninjauan atas kasus ini sehingga menambah pengawasan yang semakin ketat terhadap grup K-pop tersebut.